Thursday, November 10, 2011

TEMAN SEPERMAINAN

Teman sepermainanku, aku ingin kalian tahu yang aku rindu. Rindu akan kalian yang semakin hilang. Hilang dari pandanganku, hilang dari rasa dan hari-hariku. Takdapat ku nafikan bahawa aku memang sangat merindui. Merindui "kita" yang dahulu. Yang semuanya sama-sama mengambil berat akan satu sama lain, yang sama-sama menangis dan ketawa. Entah apa yang membuatkan kita semua jauh. Jauh antara satu sama lain.

Masam muka apabila bertemu, padahal dulu kita pernah mengikat janji untuk berteman selamanya. Lupakah kalian ? Aku sama seperti kalian, rindu akan masa lampau. Tapi aku takmahu jadikan masa lampau itu sebagai dendam. Dendam antara kita semua. Mengimbas kembali kenangan lalu, seolah aku akan kehilangan mereka yang mulai aku sayangi. 

Egois dan keangkuhan. Itu sebab kita semua bercanggah fikiran dan bertelagah sesama sendiri. Aku rindukan saat kita bersama :(. Saat kita memegang tangan satu sama lain dengan erat. Saat kita meraikan kemenangan kita. Saat kita berlari mencari tempat teduh. Saat kita ketawa riang berjenaka. Saat-saat itu yang sentiasa aku harapkan kembali.

Teman sepermainanku, salah aku menjadi teman kalian? Manusia khilaf, taklari dari membuat kesalahan yang dungu. Kembali dan hulurkan tangan untuk membimbing aku kembali ke saat-saat itu. Indahnya siang dan malam bila kita bersama. Suram malam apabila kita memisahkan diri. Coretan lama takingin ku kenang, tapi entah kenapa aku susah untuk melupakannya. Aku masih berharap mereka kembali. Kembali untuk ketawa dan menangis bersama. 

Indahnya berteman dengan kalian. Jelitawan yang sangat aku sayangi. Aku inginkan saat-saat kita beriadah di waktu petang menanti matahari terbenam. Mungkin harinya akan tiba, tapi tiada siapa tahu. Mungkin esok atau lusa. Siapa yang tahu. Aku rindukan kalian. Sungguh. Percanggahan di antara kita takpernah membuat aku membenci kalian. Aku masih sayang dan berharap.


*Berharap kalian datang mendapatkan aku dan bersama semula.





SUATU HARI NANTI PASTI !